Tampilkan postingan dengan label Matematika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matematika. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Desember 2016

@Purnomoth 2016 Review


Hai Good Friends. 
Penutup tahun 2016 ini @purnomoth akan menyajikan serangkaian hal yang banyak diperbincangkan oleh @purnomoth.  

CAMPUS MOMENTS

01. Resign dari Laboratorium
Ini menjadi kejadian pertama di tahun ini. Kejadian yang menguras emosi tapi melegakan. Saya resign bulan maret 2016 tepat 1 tahun saya berada di lab. Bisa dibilang keluarnya saya dilab merupakan sebuah kejadian yang tidak saya rencanakan sebelumnya untuk terjadi tahun ini. Namun, takdir berkata lain. Saya akhirnya keluar! 

02. Pecah 4.00
Selama 3 semester berturut-turut IPS 4.00 menjadi Track record. Akhirnya, pada tahun ini lepas juga. Nilai C pun untuk kedua kalinya saya dapatkan ditahun ini. Semuanya wajar karena saya banyak absen tahun ini.

03. HMJ-Matematika dan Komunitas Matematika
Dipercaya sebagai presidium di himpunan membuat saya semakin sibuk tahun ini. Untungnya, saya bersama dengan orang-orang yang sangat kooperatif. Setiap program kerja syukurlah berjalan dengan lancar. 

04. Kado terbaik - GAMMA 2016
Bulan September 2016. Sangat tidak adil jika mengatakan GAMMA 2016 adalah acara saya pribadi. Namun, saya merasa GAMMA 2016 adalah kado ulang tahun yang paling berkesan bagi saya menanganinya secara tidak langsung membuat saya bangga. Karena, acara besar di jurusan saya ini, akan menjadi agenda rutin.

05. Shocking Moment - MUBES 2016
Desember 2016. Ada peristiwa paling mengejutkan terjadi pada bulan ini, yakni moment tak terduga di Musyawarah Besar himpunan. Tentang berbagai hal yang sulit untuk saya definisikan. Yang jelas di MUBES tahun ini saya merasa jadi Artis sehari. 

06. SIGMA goes to TORAJA
Tahun 2016 ditutup dengan study tour satu angkatan. Study tour yang berlangsung 23 Desember 2016 di Tana Toraja. Ini juga merupakan liburan terakhir mungkin untuk satu angkatan kita selama menempuh masa-masa perkuliahan. Melelahkan namun mengharukan.

GADJAHMADA MOMENTS

01. Try Out Marathon 2016
Event pertama yang saya lalui di LBB Gadjahmada. Menjadi salah satu anggota tim TOM2016 merupakan salah satu penghargaan yang luar biasa bagi saya. Lembur, Sosialisasi dan Rapat itu jadi makanan sehari-hari selama 3 bulan lebih ini.

02. Goodbye K' Muda dan K' Rahma
Tahun 2016 juga terjadi berbagai banyak perpisahan dikalangan tentor. 2 orang tentor matematika harus meninggalkan @GM_MATH. K' Muda adalah Koordinator Bidang Studi (KBS) Matematika tahun lalu. sedangkan, K' Rahma adalah salah seorang tentor senior sekaligus tempat curhat. Terima Kasih kakak-kakakcu'.

03. Uji Kelayakan Tentor (UKT)
Selama tahun 2016 ini, 3 kali UKT telah @purnomoth lalui namun kata senior yang paling shocking bagi mereka adalah UKT bulan Juni 2016. Katanya, penampilan yang mengejutkan saya lalui pada UKT bulan itu. #Gare'

04. The Last 35'
Tahun ini juga menjadi tahun pertama dan terakhir saya mengajar di kelas 8, SMPN 35 Makassar, sebelum KKN. Melihat mereka yang kadang menyebalkan tapi kadang bikin rindu itu sangat sesuatu bagi saya. Hahaha, pertemuan pastilah berakhir dengan perpisahan.

KARAKTER 2016 :

Setidaknya, ada 6 karakter paling berkesan tahun ini bagi saya :
01. Muhammad Hidayat (K' Muda)
02. K' Rahma
03. Nelidasarid
04. Nurul Hidayat
05. Bellatrix (Bella)
06. Fauzi Rayhan (Oji)

POST MEDSOS 2016 :



Status @purnomoth Terkece tahun 2016 

Status Ter-Shocking bagi @purnomoth 


Entri Paling Kontroversial di blog @purnomoth


Foto Presidium HMJ-MTK 2016


SIGMA GOES TO TORAJA


Status Paling Galau @purnomoth 


MUSIC 2016:


01. Rihanna - Higher
02. Motohiro Hata - Himawari No Yokusoku
03. The Chainsmoker - Closer
04. Adele - Chasing Pavements
05. Maroon 5 - Don't Wanna Know
06. Charlie Puth - We Don't Talk Anymore

MOVIES AND TV SERIES 2016



Film Slasher Terfavorit 2016 

Film Religi Terfavorit 2016


Film Drama Terfavorit 2016

TV Series Terfavorit 2016


Film Pendek Terfavorit 2016

Film Animasi Terfavorit 2016

Film Terbaik 2016
Tahun 2016 meninggalkan banyak sekali kesan, ada senang, sedih, susah, menyebalkan dan berbagai emosi lainnya. Dan, inilah yang terjadi bagi saya di tahun ini dan berbagai hal menarik menjadi trend bagi saya pribadi ditahun ini. Cukup sekian dan Selamat Tinggal 2016.

Kamis, 08 Desember 2016

Presidium HMJ-Matematika 2016


Adi Setiawan - Fery Ramadhan - Asrul - Nurul Fitriani - Ratna Indah Sari - Andi Mar'atus Shalihah - Muh. Hasrul - Muh. Arfandi - Firmansyah Salam
Asnini - Muh. Alif Mikail- Zulkifli - Ardiansyah - Ridwana Turfa
Himpunan Mahasiswa Jurusan Matematika 2016 mempersembahkan :

01.. Ketua Umum ; Zulkifli 
02. Sekretaris : Ardiansyah
03. Bendahara : Ridwana Turfa
04. Wakil Ketua : Firmansyah Salam
05. Wakil Sekretaris : Muh. Fadli Ilyas
06. Wakil Bendahara : Ratna Indah Sari
07. Bidang Kaderisasi : Adi Setiawan
08. Bidang Kesekretariatan : Muh. Hasrul
09. Bidang Dana dan Usaha : Asnini
10. Bidang Humas : Fery Ramadhan
11. Komunitas Olahraga : Muh. Arfandi
12. Komunitas Matematika : Muh. Alif Mikail (@purnomoth)
13. Komunitas Pusat Kajian Islam : Asrul
14. Komunitas IT/Photografi : Nurul Fitriani
15. Komunitas Seni : Andi Mar'atus Shalihah

Kami punya gaya tersendiri, Sama Seperti cara kami berkoordinasi. Tapi, Tujuan kami sama dan alasan kami sama yakni memajukan Himpunan Mahasiswa Jurusan Matematika.

Kami Satu "Presidium HMJ-Matematika" UINAM

Rabu, 13 April 2016

Art of Math ^__^

"Matematika sulit, jika kalian tak melihat seninya."



Sebenarnya, saya pun bukan orang yang tahu segalanya tentang Matematika. Namun, paling tidak saya sudah melihat dimana seninya.

Asal kalian tahu saya bukan orang yang mudah menghitung dengan cepat. Bukan orang yang mudah menggambar kubus dengan akurat. Dan saya bukan orang yang mudah menghapal segala rumus dengan cepat.

Ibaratnya lukisan, kalian tidak mungkin tahu semua model lukisan. Pasti kalian akan fokus paling tidak pada satu model lukisan. 

Sama halnya dengan saya. Di Matematika, mungkin saya lebih fokus dengan melihat pola, membuat graf ataupun geometri. Entah mengapa, pola dan gambar membuat saya semakin ingin mengkajinya.

Namun, di Matematika ada juga yang tidak saya suka. Jujur, saya sangat lemah di perhitungan. Perhitungan yang saya maksud disini adalah menghitung dalam jumlah besar seperti menghitung dengan tabel simpleks, tabel mortalita ataupun menentukan semua nilai yang memenuhi persamaan polinom. 

Namun begitu, saya harus tetap menjaga image saya sebagai mahasiswa Matematika. 

"Mahasiswa Matematika gak tahu matematika."

Oh No..

Paradigma itu adalah paradigma yang sangat menyinggung kami, Anak Matematika. 

Kalian kira semua penyanyi harus bisa menyanyi dengan nada tinggi. Kalian kira semua pelukis bisa melukis dengan kuas. Kalian kira semua pelawak bisa stand up comedy-an.

Ada yang mereka bisa dan ada yang mereka tidak bisa. 

Namun begitu, tidak ada alasan untuk tidak berubah. Penyanyi, pelukis dan pelawak semuanya harus mau mempelajari apa yang mereka tidak suka. 

Karena ...

"Berhasil meraih suatu tujuan adalah titik awal meraih tujuan yang baru." 
by John Dewey

Nah, Seni Matematika lah yang membuat saya semakin terus mencari tahu. Kenapa ini seperti ini, kenapa itu bisa begitu. Karena semakin kalian mengkaji Matematika maka semakin kalian mersakan seninya. 

Minggu, 30 November 2014

Diskrit dan Kontinu T_^

Pemilihan Jurusan membuat saya mengerti mengapa dalam matematika seperti terdapat bahasan yang membahas laki-laki dan bahasan yang membahas perempuan.

Di jurusan ini pula saya belajar bahwasannya matematika itu semakin melunak walaupun tetap kompleks. 

Misalkan kamu mau menghitung jumlah jarimu dan kamu juga mau menghitung jumlah helai rambutmu. Atau kamu mau memilih berada dalam ruang tertutup atau berada pada ruang terbuka. Dari analogi tersebut kita telah menemukan maksud dari entri kali ini.


Apa itu?

Kamu bisa saja menghitung seluruh jarimu dengan sekilas karna sifatnya yang berhingga. Tetapi itu sulit untuk menghitung seluruh helai rambutmu karna sifatnya yang tak berhingga, bahkan setiap kau menghitungnya kesalahan perhitungan bisa saja terjadi.

Dialah Statistik (diskrit) dan Kalkulus (kontinu), Dua hal yang sangat berbeda, Statistik akan senantiasa menerjemahkan setiap data yang berhingga dan Kalkulus akan senantiasa memuat fungsi yang tak berhingga banyaknya solusi.

Seandainya Statistik dan Kalkulus diibaratkan sebagai kepribadian seseorang, maka ;

1. Statistik: Ramah, tenang, ia mampu mengolah emosi dengan baik, dan mudah menanggapi setiap masalah dengan solusi yang tepat, mudah percaya pada siapa pun tapi ia tahu bahwa suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang terabaikan.

2. Kalkulus: Sebaliknya bagi Kalkulus, dia adalah orang yang berambisi, agresif, mudah marah, tidak mudah percaya, sadar bahwa setiap apapun yang ia kerjakan selalu salah dimata orang lain, tapi yang paling penting bagi dirinya adalah bahwa setiap masalah yang dialaminya pasti memiliki jalan keluar walaupun dengan cara yang rumit, selain itu ia tidak akan melepas siapapun orang yang ia sayang. meskipun terkadang orang itu selalu di abaikan.

Hahaha... Kajian hati, Mentoring Jiwa *Alay*

Baik itu diskrit maupun kontinu mereka tetap bagian dari seonggok ilmu yang disebut MATEMATIKA.

Kadang ekspresi matematika membawa kita untuk senantiasa mencari tahu tentang hidup kita, sifat kita, watak kita dan siapa pribadi yang pantas bagi kita. Walaupun ia sulit didefinisikan dan sangat bertolak belakang bagi diri kita. 

~So,What Should I do now?~

Jumat, 18 Oktober 2013

Matematika Versi Ane #&@^^^


Dari berbagai hal yang ane suka, ane rasa matematikalah yang paling harmonik, yah,, kalo bisa dibilang matematikalah yang membuat ane percaya diri, dikala orang merasa matematika itu memberatkan, ane malah ngerasa matematika itu ringan, dikala orang merasa matematika itu tidak jelas ane malah berani bilang "justru itulah cara matematika menjelaskan dirinya sendiri".

Seiring berjalannya waktu ane pun udah ngerti dan rasa matematika itu gampang, orang lain pasti bilang "kamu bilang matematika itu gampang karna kamu tau". justru karna ane tau diri, bisa bilang matematika itu gampang.

Tapi secerdas-cerdasnya kita setau-taunya kite mengenai matematika bukan alasan kita memandang sebelah mata orang lain karena Allah itu maha Adil bisa jadi orang yang kita sepelekan adalah yang paling berarti didunia ini, dan bisa jadi kita bukan apa-apa dimata Allah.

Kesimpulannya matematika versi ane adalah ilmu matematika yang mampu mengubah persepsi orang dari tidak tau menjadi tau banget dan dari tidak suka jadi suka banget.