Tampilkan postingan dengan label Motivasi Diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi Diri. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Januari 2017

Kimi No Na Wa T_T ?


Suka. Sebelum, saya mereview animovie ini saya akan curhat dulu tentang pra dan pasca menonton "Kimi No Na Wa." (Your Name) 

Pra :
Sebenarnya, bukan animovie ini yang ingin sekali saya tonton. Berhari-hari mencari animovie "Koe No Katachi", Nihil. Malah membuat saya frustasi dan akhirnya memilih untuk menonton animovie "Kimi No Na Wa." 

Kalo disimpulkan, tujuan awal nonton film ini adalah karena pelampiasan. Hahaha sungguh terlalu. Tapi, memang pada awalnya saya tidak tertarik dengan "Kimi No Na Wa." Melihat review di beberapa blog. Kurang menarik. Kisah tentang 2 orang ditempat berbeda itu premis yang saya ambil dan itu tidak membuat saya tertarik. Namun ... *eits bahasnya direview bro*

Pasca :
Apa bedanya dengan Review ? *baka*. Dipasca ini, saya akan buka kartu. Alasan pertama saya kecanduan animovie bahkan anime series adalah karena ketidak sengajaan saya menonton animovie "Toki wo Kakeru Shoujo" dan itu meninggalkan kesan yang sangat mendalam sampai sekarang. Namun, saya merasa bahwa saya telah melupakan kesan itu berkat "Kimi No Na Wa." Karena membuat kesan yang lebih mendalam.

Review :
Untuk kesekian kalinya, saya kembali memberikan applouse untuk Makoto Shinkai sebagai sutradara. Anime berdurasi 1,4 jam lebih ini berhasil menarik perhatian saya. Namun, standing applouse saya tujukan untuk si penulis skenario. Cek per cek ternyata penulisnya, Makoto Shinkai juga. Wah, kagum banget sama ini orang. Tidak ada matinya.

Menceritakan tentang kehidupan dua orang remaja yakni Miyamizu Mitsuha dan Tachibana Taki. Mitsuha, diceritakan tinggal di pedesaan, yakni Itomori. Sedangkan, Taki di perkotaan, Tokyo. Benang merah keduanya terletak dibenang merah yang terdapat pada diri mereka. Hahaha. Maksudnya, benang merah itu adalah tali merah yang sering mereka pakai berdua, yang ternyata tali yang sama. *Masih intro, tahanlah bro!*

Yang kemudian daripada itu untuk membuat satu kesatuan utuh "Kimi No Na Wa" ini. Sang penulis menciptakan plot, mereka ber"mimpi". Taki bermimpi menjadi cewek. Dan begitupun sebaliknya. Mimpi ini terus berlanjut sampai mereka sadar bahwa mimpi yang mereka alami adalah nyata. Dalam arti, jiwa mereka tertukar. Walaupun, posisi mereka sangat jauh. *Punch 1*

Begitu selanjutnya, mereka menjalani 2 kehidupan dan saling membuat "masalah" untuk diri mereka satu sama lain. Namun, perlahan Mitsuha merasakan kejanggalan, perasaan. 


Ketika ia menjebak Taki yang asli untuk berkencan dengan senior ceweknya. Yang, diamini oleh Taki. Ia pun merasa terjadi sesuatu pada dirinya. Disebabkan oleh seseorang dan orang itu adalah Mitsuha. Hadirnya rasa tersebut adalah kunci bagaimana mereka berpisah dengan rutinitas "bertukar jiwa". Taki penasaran dan akhirnya mencari sosok Mitsuha yang sebenarnya. *Punch 2*

Awalnya, saya merasa dengan mereka saling mencari itu saja sudah membuat saya puas. Namun, Makoto Shinkai berusaha bermain teka-teki. Dan itu, membuat saya merasa sangat panas. Karena dia berusaha memuaskan 2 hal yakni hati dan pikiran. Curang. Akhirnya, saya mengikuti alur cerita yang cukup rumit ini dan membawa saya kedalam sebuah fakta bahwa Matsuha, sudah meninggal jauh sebelum jiwa mereka saling bertukar. *Punch 3/ Climax*

Taki merasa perjuangannya selama ini sia-sia. Melihat bagaimana lembah bekas ledakan komet di Itomori menewaskan Matsuha. Dan melihat hal itu membuat Taki lupa segalanya. Yang ia ingat adalah tujuannya ke Itomori untuk mencari seseorang yang tidak ingin dilupakannya. Namun, ia telah melupakan nama orang itu. 


Kisi-kisi fantasi telah terbuka sangat lebar bahkan kisi-kisi itu telah menjadi sebuah jendela besar. Yang jelasnya mereka bertemu dan mengubah takdir dengan cara yang rumit untuk dijelaskan. Kejadian yang menguras emosi terjadi saat Matsuha hampir saja menyia-nyiakan kesempatan untuk tetap hidup. Namun, berkat tulisan tangan Taki ditelapak tangan Matsuha sebelumnya. *Kepribadian cewek muncul lagi.*


Ia kembali bangkit dan pergi meninggalkan Itomori tepat dimalam matsuri sesaat sebelum komet itu menghantam Itomori. 

Perjuangan mereka untuk saling bertemu benar-benar melelahkan. Perjuangan saya untuk tetap menonton dalam kondisi tetap tidak menangis pun amat sangat melelahkan. Namun, akhirnya saya menangis juga. Hahaha. Dan selanjutnya menertawai diri sendiri. 

Dari animovie ini, kita belajar, tidak akan ada perjuangan yang sia-sia *Quote Murahan, hahaha* namun, kalimat itu memang benar. Tidak akan pernah ada perjuangan yang sia-sia.

Rate : 4.99/5 

Sabtu, 31 Desember 2016

@Purnomoth 2016 Review


Hai Good Friends. 
Penutup tahun 2016 ini @purnomoth akan menyajikan serangkaian hal yang banyak diperbincangkan oleh @purnomoth.  

CAMPUS MOMENTS

01. Resign dari Laboratorium
Ini menjadi kejadian pertama di tahun ini. Kejadian yang menguras emosi tapi melegakan. Saya resign bulan maret 2016 tepat 1 tahun saya berada di lab. Bisa dibilang keluarnya saya dilab merupakan sebuah kejadian yang tidak saya rencanakan sebelumnya untuk terjadi tahun ini. Namun, takdir berkata lain. Saya akhirnya keluar! 

02. Pecah 4.00
Selama 3 semester berturut-turut IPS 4.00 menjadi Track record. Akhirnya, pada tahun ini lepas juga. Nilai C pun untuk kedua kalinya saya dapatkan ditahun ini. Semuanya wajar karena saya banyak absen tahun ini.

03. HMJ-Matematika dan Komunitas Matematika
Dipercaya sebagai presidium di himpunan membuat saya semakin sibuk tahun ini. Untungnya, saya bersama dengan orang-orang yang sangat kooperatif. Setiap program kerja syukurlah berjalan dengan lancar. 

04. Kado terbaik - GAMMA 2016
Bulan September 2016. Sangat tidak adil jika mengatakan GAMMA 2016 adalah acara saya pribadi. Namun, saya merasa GAMMA 2016 adalah kado ulang tahun yang paling berkesan bagi saya menanganinya secara tidak langsung membuat saya bangga. Karena, acara besar di jurusan saya ini, akan menjadi agenda rutin.

05. Shocking Moment - MUBES 2016
Desember 2016. Ada peristiwa paling mengejutkan terjadi pada bulan ini, yakni moment tak terduga di Musyawarah Besar himpunan. Tentang berbagai hal yang sulit untuk saya definisikan. Yang jelas di MUBES tahun ini saya merasa jadi Artis sehari. 

06. SIGMA goes to TORAJA
Tahun 2016 ditutup dengan study tour satu angkatan. Study tour yang berlangsung 23 Desember 2016 di Tana Toraja. Ini juga merupakan liburan terakhir mungkin untuk satu angkatan kita selama menempuh masa-masa perkuliahan. Melelahkan namun mengharukan.

GADJAHMADA MOMENTS

01. Try Out Marathon 2016
Event pertama yang saya lalui di LBB Gadjahmada. Menjadi salah satu anggota tim TOM2016 merupakan salah satu penghargaan yang luar biasa bagi saya. Lembur, Sosialisasi dan Rapat itu jadi makanan sehari-hari selama 3 bulan lebih ini.

02. Goodbye K' Muda dan K' Rahma
Tahun 2016 juga terjadi berbagai banyak perpisahan dikalangan tentor. 2 orang tentor matematika harus meninggalkan @GM_MATH. K' Muda adalah Koordinator Bidang Studi (KBS) Matematika tahun lalu. sedangkan, K' Rahma adalah salah seorang tentor senior sekaligus tempat curhat. Terima Kasih kakak-kakakcu'.

03. Uji Kelayakan Tentor (UKT)
Selama tahun 2016 ini, 3 kali UKT telah @purnomoth lalui namun kata senior yang paling shocking bagi mereka adalah UKT bulan Juni 2016. Katanya, penampilan yang mengejutkan saya lalui pada UKT bulan itu. #Gare'

04. The Last 35'
Tahun ini juga menjadi tahun pertama dan terakhir saya mengajar di kelas 8, SMPN 35 Makassar, sebelum KKN. Melihat mereka yang kadang menyebalkan tapi kadang bikin rindu itu sangat sesuatu bagi saya. Hahaha, pertemuan pastilah berakhir dengan perpisahan.

KARAKTER 2016 :

Setidaknya, ada 6 karakter paling berkesan tahun ini bagi saya :
01. Muhammad Hidayat (K' Muda)
02. K' Rahma
03. Nelidasarid
04. Nurul Hidayat
05. Bellatrix (Bella)
06. Fauzi Rayhan (Oji)

POST MEDSOS 2016 :



Status @purnomoth Terkece tahun 2016 

Status Ter-Shocking bagi @purnomoth 


Entri Paling Kontroversial di blog @purnomoth


Foto Presidium HMJ-MTK 2016


SIGMA GOES TO TORAJA


Status Paling Galau @purnomoth 


MUSIC 2016:


01. Rihanna - Higher
02. Motohiro Hata - Himawari No Yokusoku
03. The Chainsmoker - Closer
04. Adele - Chasing Pavements
05. Maroon 5 - Don't Wanna Know
06. Charlie Puth - We Don't Talk Anymore

MOVIES AND TV SERIES 2016



Film Slasher Terfavorit 2016 

Film Religi Terfavorit 2016


Film Drama Terfavorit 2016

TV Series Terfavorit 2016


Film Pendek Terfavorit 2016

Film Animasi Terfavorit 2016

Film Terbaik 2016
Tahun 2016 meninggalkan banyak sekali kesan, ada senang, sedih, susah, menyebalkan dan berbagai emosi lainnya. Dan, inilah yang terjadi bagi saya di tahun ini dan berbagai hal menarik menjadi trend bagi saya pribadi ditahun ini. Cukup sekian dan Selamat Tinggal 2016.

Senin, 12 Desember 2016

You take me higher, Higher than I've ever been : )

Diantara sifat baik dan sifat buruk ada satu sifat yang tidak semua orang punya yakni unik. Ada juga yang menyebutnya aneh. 

Kemarin adalah masa yang paling sulit tapi juga masa yang paling mudah. Masa yang sangat unik.

"You take me higher, Higher than I've ever been." memiliki makna, "Kau yang buat saya melayang, lebih tinggi dari yang pernah saya rasakan." ditujukan kepada orang-orang yang membuat saya melayang sangat tinggi. Mereka membuat saya melayang sangat tinggi. Sampai saya lupa dimana titik awal saya berpijak.

Namun, suatu saat mereka menemukan dimana titik kelemahan saya. Mereka mempertanyakan, saya belum bisa menjawab dan akhirnya mereka pergi. Mereka tidak sadar bahwa pada saat itu saya telah jatuh. Jatuh di titik awal saya berpijak.

Secara logika, mereka tidak salah. Tidak salah. Karena tidak ada satupun makhluk hidup di dunia ini yang dari awal hidupnya telah ada diatas sampai mati tetap diatas. Menghabiskan seluruh hidupnya berada diatas. Pasti akan ada waktu mereka turun kebawah.

Yang salah adalah saya, karena menganggap bahwa perasaan setinggi ini tidak akan pernah berubah.

Akhirnya saya bisa menjawab, dengan lantang menjawab semua keraguan. Mereka kembali percaya. Dan saya merasa kembali melayang. Namun, apa yang saya rasakan sebelumnya membuat saya belajar. Belajar untuk menerima dan belajar untuk melepaskan.

Jumat, 01 Juli 2016

Crush Me #bukabukaan

Selamat Malam :) Good People 

Sebelum kalian datang dan berkenalan dengan saya maka pertimbangkanlah hal berikut ini *to the point*

Maksud saya, siapa sih yang mau berteman dengan orang yang akan pergi meninggalkan kita, ketika mereka tahu siapa kita sebenarnya.

Fakta tentang Saya *haha :

01. Ketus alias Tukang Kritik
Baiklah, fakta pertama adalah bahwa saya seorang pria pengkritik. Pengkritik yang saya maksud bukanlah apa yang perempuan sering lakukan. Saya mengkritik sesuatu yang menurut saya tidak benar. Misalnya, saya mengkritik mahasiswa yang mempermasalahkan fasilitas kampus tapi dia sendiri ngampus pake baju putus-putus (robek-robek). Artinya, dia mempermasalahkan fasilitas yang membuatnya tidak nyaman, sementara sudah jelas bahwa kampus juga tidak nyaman dengan mahasiswa yang seperti itu. "Take and Give lah"

02. Tukang Nguji
Ada beberapa orang sesumbar mengatakan apa yang mereka bisa tapi ketika di uji mereka malah tidak bisa. Dan ada orang yang berpendapat seenak jidat mereka tapi ketika ditanya mereka gak bisa jawab. #pikirkan sendiri.

03. Plin-Plan
Kalian mungkin bisa bilang orang plin-plan bukan teman yang baik. Kemarin bilang ini sekarang bilang itu. Baiklah, saya memang orang seperti itu. Kenapa ? karena saya sulit memilih untuk mengiyakan atau menolak secara langsung. Disatu sisi, ada orang yang berharap menunggu jawaban. Di sisi lain, saya bukan orang yang dapat memastikan hari esok. Munafik. Tidak, karena saya akan melakukan apa yang saya bisa tapi saya tidak bisa memastikan apa yang terjadi selanjutnya.

04. Lethologica
Istilah bagi orang yang lupa apa yang mereka ingin lakukan. Ini mungkin salah satu alasan kenapa saya plin-plan. Saya punya letho akut. Pernah liat orang yang katanya mau buang air besar tapi sesaat kemudian malah pergi makan. Itulah saya. Namun, saya lebih sering letho saat kerja kasus Matematika. Kalian tadinya mau pake metode trapesium untuk mencari luasan daerah, eh malah pake cara Riemann. Hampir sama tapi sebenarnya beda. 

05. Bodoh dan Pura-pura Bodoh
Bodoh yang saya maksud adalah tidak mampu membaca kode yang orang lain berikan. Atau kadang juga saya tahu tapi pura-pura bodoh, karena saya tidak mau sesuatu itu merugikan saya. Egois. Memang. 

06. Cengeng
Ini mungkin satu alasan mengapa orang lain menghindari saya. Karena cengeng untuk sesuatu yang tidak penting. Tapi, jujur, justru ketika sesuatu itu dianggap penting. Saya sekuat tenaga tidak akan cengeng. Kenapa ? Karena ketika itu penting akan sulit mengobati lukanya.

07. Bukan Sosok Sempurna Secara Fisik 
Entah mengapa, apa karena fisik adalah indikator utama yang dilihat seseorang untuk mengenal orang lain. Saya bukanlah orang yang sempurna secara fisik. Punya banyak kekurangan. Dan jangan pernah meminta untuk mengubah bagian dari fisik saya karena selamanya memang seperti itu.

08. Konyol Tapi Serius, Serius Tapi Konyol
Saya orangnya mungkin terlihat serius tapi bercanda. Namun, dikiranya bercanda tapi jujur serius.

09. Gak Sadar Diri
Baik, ini mungkin lucu. Saya orang yang bisa saja menabrak 5 orang yang berbeda dalam satu waktu dan tiba-tiba bilang kenapa semua orang jalan gak pake mata.

10. Bloon
Amati percakapan ini :
A : "Lif, lu kentut ?"
B : "Gak."
A : "Tapi, kita kan cuma berdua disini, pasti lu yang kentut ?"
B : "Ah, Masa'. Sorry. Sorry."
A : (Tertawa geli) "Sebenarnya, gue yang kentut. haha. dasar bloon. Kalo lo merasa gak kentut ngapain minta maaf."

11. Drama King
Saya bisa saja menyesali hal yang tidak penting. Sama sekali tidak penting. Atau bertindak seakan-akan hal tidak penting dapat menjadi penting. Namun, sebenarnya tidak perlu dilebih-lebihkan.

12. Aktor Handal
Orang sih yang biasa bilang begini. Katanya saya jago bersandiwara. Sok polos tapi menyimpan banyak rahasia. Atau belagak gak bisa main tapi jago. Jujur. Ini kesannya saya munafik sekali. Kan, saya sudah bilang tidak bisa memastikan sesuatu.

Sekian fakta tentang saya, "Jadi, jika kalian mau menerima Patrick sebagai teman kalian maka bersediahlah kalian menjadi Spongebob."

Minggu, 26 Juni 2016

Meskipun Kau Tahu Semua Yang Bersayap Pasti Akan Meninggalkan Dirimu

Muhammad hidayat
Lahir 2 juli 1993
Koordinator Bidang Studi Matematika (KBS Matematika)

Seseorang yang dirasuki oleh arwah Superman sehingga beliau bisa menjadi superman di kehidupan nyata.

Seseorang yang hatinya diciptakan dari tanah sehingga beliau sangat sabar menjalankan amanah untuk menangani tentor-tentor Matematika yang punya segudang masalah masing-masing.

Seseorang yang mempunyai insting seperti Evan, tokoh utama di Butterfly Effect sehingga beliau tahu kapan kami jujur, kapan kami berbohong. Kapan kami butuh teguran dan kapan kami butuh rangkulan.

Seseorang yang memiliki dunia yang kami tidak mengerti tapi mengerti dunia kami.

Seseorang yang membuat kami takut kehilangan.

Mentor kami,  K’ Muda.

A : Jembatan logikamu masih belum bisa saya tangkap.
B : Jangan terlalu bertele-tele saat interpretasi soal.
C : Bacakan dengan lantang dan jangan ragu.
D : Terlalu lama jeda antara baca soal dan interpretasi.
E : Marilah, kita tutup upgrading kali ini dengan membaca doa kafaratul majelis.

Beliau mungkin masih ada. Tapi, bukan sebagai KBS kami. Bukan sebagai tentor. Dan bukan sebagai mentor panutan kami.

“Semua yang bersayap pasti akan meninggalkan dirimu.”


King and Queen

Sekarang jari saya tidak tahan untuk membahas manusia seperti apa yang saya tidak sukai. Maksud saya orang yang berdiri dari pemakluman orang lain yang saya juluki Raja dan Ratu.

Kalian mungkin pernah melihat sesosok licik yang menjadikan kelemahan mereka sebagai alasan untuk tidak menjalankan tanggung jawab mereka.

Misalnya :
- Ada dosen yang bilang sulit bangun pagi makanya ia sering terlambat datang mengajar.
- Ada dosen yang bilang harus mengurus anak terlebih dahulu makanya ia sering terlambat datang mengajar.
- Ada dosen yang bilang begitulah tulisan saya makanya ia mengajar seadanya.

Merekalah yang saya maksud sebagai King and Queen.

Manusia yang hina mengatakan bahwa alasan mereka adalah kunci yang bisa membuka semua gembok. Alasan yang membuat semua orang memaklumi hal itu. Apa susahnya belajar mengubah diri sendiri.

Sebelum mengambil keputusan yang besar harusnya kita berpikir terlebih dahulu bahwa selanjutnya kita hanya pelayan yang menjalankan tanggung jawab, maka semua hal kecil yang dulu menguasai diri kita harus kita belokkan.  Bukan malah menjadi alasan untuk tidak bertanggung jawab.

Saya mengatakan hal ini bukan berarti saya tidak pernah menjadi King. Saya juga pernah menjadikan kelamahan pada diri saya sebagai alasan untuk tidak bertanggung jawab. Namun, ini pembelajaran bagi diri saya dan orang banyak bahwa pemakluman hanya akan menjadi beban bagi kita.

Terlepas dari itu semua saya sangat tidak suka King and Queen termasuk diri saya sendiri. Tapi,

Bagaimana dengan pernyataan ini,

"Saya tidak mengerjakan tugas bukan karena saya tidak tahu tapi karena dosen saya tidak tahu membuat saya mengerti apa yang ia jelaskan."

Apakah ini sebuah pemakluman untuk diri saya atau pemakluman untuk dosen saya ?

Ini Mungkin Alasannya !

Sejauh saya memikirkan alasan yang tepat memutuskan untuk resign dari laboratorium komputer, saya hanya bisa memikirkan serangkaian kejadian yang menjadi titik awal mengapa saya akhirnya keluar dari tempat yang sudah membesarkan nama saya.

Berikut ini rangkaian kejadian yang mungkin menjadi alasan :

Januari 2016:
Saya menandatangani kontrak sebagai Tim TO Marathon 2016. Saya tahu kemampuan bicara dan kemampuan beradaptasi saya masih kurang terlebih menjadi anggota tim memberikan banyak keuntungan secara finansial. makanya, saya memutuskan untuk bergabung.

Februari 2016:
Ada banyak agenda penting dan mendadak terjadi Laboratorium Komputasi. Seperti, pelatihan ataupun semacamnya. Saya ditugaskan untuk benar-benar bekerja di lab saat itu. Tapi, saya telah memutuskan untuk jadi tim TO. Akhirnya, saya kelabakan. 

Saya pun mengerti. 

Walaupun, baik jadi Tim maupun Asisten semuanya diawali dengan kontrak batin. Saya akui bahwa saya salah. Saya salah karena memforsir diri saya untuk menjalankan keduanya, sementara saya belum benar-benar siap.

Maret 2016:
Saya memutuskan resign dari lab. Bukan karena siapa-siapa dan bukan karena apapun. Saya resign karena saya merasa tidak melakukan kontribusi penting bagi kemajuan lab dan hanya memberikan berbagai macam alasan untuk tidak menjalankan tanggung jawab saya. Saya sangat minta maaf karena pernah mengatakan bahwa alasan saya adalah karena seseorang. Bukan. Alasan saya bukan karena orang lain tapi karena saya sendiri.

Saya tahu diri bahwa saya bukan orang yang pantas bekerja di lab. Maafkan saya.

Itu mungkin alasannya saya keluar dari Lab.

Terima Kasih Lab.

Selasa, 31 Mei 2016

Sebuah Apresisasi :)


Pernahkah kalian merasa bahwa orang lain sudah tahu apa yang kalian rasakan ?

Kali ini saya ingin menceritakan satu hal yang untuk pertama kalinya saya menemukan kondisi seperti ini. 

Seorang dosen memberikan tugas pada mahasiswa-mahasiswanya. Namun, tugas itu harus diselesaikan dengan kerja tim. 

alkisah si dosen ini membagi mahasiswa-mahasiswanya kedalam beberapa tim. Yah, tahulah bahwa pasti akan ada beberapa mahasiswa yang diandalkan oleh mahasiswa-mahasiswa lain, mungkin karena ketekunan atau karena merasa bahwa mahasiswa itu dapat memberikan kontribusi besar pada tugas tim yang terbentuk. Nah, singkat cerita dibuatlah beberapa tim. Saat kelompok kedua dari yang terakhir dibacakan semua mahasiswa yang diandalkan ternyata satu tim ditambah satu mahasiswa biasa. Mahasiswa biasa yang tadinya berharap bekerja sama dengan mahasiswa yang diandalkan. dan tim terakhir hanya berisi mahasiswa-mahasiswa biasa. 

Mahasiswa yang tadinya satu tim dengan mahasiswa yang diandalkan tiba-tiba memilih pindah tim. ke tim yang isinya mahasiswa-mahasiswa biasa. Si mahasiswa ini pun ditanya, "kenapa kamu pindah tim ?" si mahasiswa itu pun menjawab, "Saya tidak mau menjadi perusak tugas tim mereka."

Saya sulit menafsirkan kejadian ini. Intinya begini : Jangan sampai pada akhirnya persepsi orang membuat emas di depan mata tidak bisa kalian dapatkan.

Minggu, 25 Oktober 2015

Mulut dan Mulut ~*~ Tangan dan Tangan

Sudah tahu makna filosofi dari judul entri diatas ?


Jika seseorang tidak suka perbedaan yang ada pada dirimu. Baik dari cara mereka berargumen atau pun dengan kekerasan. Maka lawanlah! Lawan dengan cara yang sama. 

Saya memerhatikan beberapa hal telah terjadi pada diri saya sendiri selama ini. Dalam waktu yang cukup lama membuat saya panas bagaimana mereka melakukan kekerasan secara verbal untuk menjatuhkan. Sampai suatu waktu, akhirnya saya membalas dengan cara yang sama. *saya tahu ini bukan dari diri saya*

Namun, untuk saat itu 'berhenti mengasihani diri' adalah alasan saya melakukannya. Mereka marah?
Yah, mereka marah dan hasilnya memar di bagian pelipis kanan. Selanjutnya saya tidak melawan karena saya sudah tahu bahwa terjadi ketidak seimbangan jika saya melawan mereka. 

Namun, hidup terus berjalan. 

Allah membalas apa yang mereka lakukan dengan cara meningkatkan derajat saya di mata manusia. Bagi Allah itu mungkin perubahan yang sangat kecil tapi bagi saya melihat mereka mengemis di depan saya itu sudah sangat luar biasa. Mereka mengakui bahwa saya adalah bagian dari mereka.

Apa itu Tulus ?

Jelaslah tidak tulus. Namun, untuk pertama kalinya saya merasa keseimbangan telah terjadi. Saya pernah mengemis depan mereka dan mereka pun pernah mengemis di depan saya.

Jangan tiru apa yang saya lakukan. Tolong jangan tiru apa yang telah saya lakukan. Karena . . . Keseimbangan bukan alasan untuk tidak berbuat baik.